Sanghadana Masa Kathina 2560 TB/2016

SANGHADANA MASA KATHINA 2560 TB/2016
Minggu, 06 Nopember 2016, 13.00 WIB s/d selesai
Crystal Royale, Yanglim Plaza Lt.5 Medan

Dhammadesana oleh :
Bhikkhu Sri Pannyavaro Mahathera
Kepala Sangha/Sanghapamokkha,
Sangha Theravada Indonesia

Beliau merupakan sosok bhikkhu yang sangat dihormati, dikenal akan kemampuan-Nya dalam menyampaikan uraian Dhamma dengan sangat mengena di hati pendengar. Dengan tutur kata yang lembut dan pemilihan kata yang tepat, makna yang tersirat sangat dalam dari setiap ucapan beliau.

Mereka yang mempersembahkan dana kepada Tiratana nan mulia, Kebajikan nan mulia akan berkembang bagi mereka, Berkembanglah hal-hal yang mulia bagi mereka, Yakni : umur panjang, paras bagus, kedudukan, kemahsyuran, kebahagiaan dan kekuatan

~ Aggappasadasutta Gatha ~

BERDANA DENGAN PENGERTIAN

Oleh Bhikkhu Dhammajato Thera.

Kathina merupakan salah satu hari raya agama Buddha yang dirayakan tiga bulan setelah hari raya Asalha atau setelah para bhikkhu mengakhiri masa vassa (berdiam di satu tempat selama tiga bulan).

Hubungan bhikkhu dan umat

Dalam Sigalovada Sutta, umat Buddha memiliki lima kewajiban kepada para bhikkhu, sedangkan para bhikkhu memiliki enam kewajiban kepada umat. Kewajiban umat kepada para bhikkhu adalah (1) berbuat dengan cinta kasih, (2) berbicara dengan cinta kasih, (3) berpikir dengan cinta kasih, (4) membukakan pintu ketika para bhikkhu berkunjung ke rumah, dan (5) menyokong kebutuhan hidup mereka. Sedangkan enam kewajiban para bhikkhu kepada umat adalah: (1) mencegah mereka berbuat jahat, (2) menganjurkan mereka berbuat baik, (3) berpikir dengan cinta kasih, (4) mengajarkan Dhamma yang belum pernah didengar, (5) memperjelas Dhamma yang telah didengar, dan (6) menunjukkan jalan untuk terlahir ke alam bahagia atau surga.

Ada sebuah tradisi dalam kehidupan samaṇa (bhikkhu), di mana pada saat mengakhiri masa vassa, para bhikkhu mengundang bhikkhu yang lain untuk memberikan nasehat atau teguran tentang apa yang dilihat, didengar, dan dicurigai. Tradisi ini disebut pavarana. Setelah hari pavarana adalah masa Kathina yang berlangsung selama satu bulan. Selama satu bulan itu umat merayakan Kathina dengan mempersembahkan catupaccaya (empat kebutuhan pokok bhikkhu).

Cara Berdana yang Benar

Salah satu kewajiban umat Buddha kepada bhikkhu adalah menyokong kebutuhan hidup mereka. Pada saat Kathina, kita dapat melihat umat Buddha mendatangi vihara-vihara yang mengadakan perayaan Kathina untuk berdana empat kebutuhan pokok bhikkhu. Meskipun berdana merupakan perbuatan baik yang paling mudah dilakukan, namun apabila tidak dilandasi dengan pengertian benar, selain manfaat yang akan didapatkan kecil, berdana juga bisa menjadi sebab munculnya kotoran-kotoran batin yang baru. Berdana tidak hanya sekadar bisa memberi sesuatu kepada pihak lain, tetapi juga harus memperhatikan cara-cara bagaimana dana tersebut dapat memberikan manfaat yang besar, baik secara materi maupun secara mental. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam melakukan kebajikan berdana, yaitu:

1. Sucim deti, berdana barang yang bersih. Artinya cara mendapatkan barang yang akan kita danakan dengan cara yang benar, bukan dengan cara yang bertentangan dengan Dhamma, misalnya; mencuri, menipu, merampok dan sebagainya.

2. Panitam deti, berdana barang yang baik. Selain cara mendapatkannya benar, barang yang kita danakan, hendaknya juga masih dapat dipergunakan oleh penerima. Janganlah berdana barang yang kita sendiri sudah tidak bisa menggunakannya.

3. Kalena deti, berdana barang yang tepat waktunya. Misalnya ingin berdana makanan kepada para bhikkhu, maka waktu yang tepat adalah sebelum tengah hari.

4. Kappiyam deti, berdana barang yang layak bagi penerima. Barang yang layak adalah bukan hanya barang itu baik, tetapi juga barang tersebut pantas digunakan oleh penerima. Misalnya berdana baju. Meskipun baju itu baru, tetapi kalau didanakan kepada para bhikkhu, baju tersebut menjadi barang yang tidak layak bagi penerima.

5. Viceyya deti, berdana barang dengan bijaksana, yaitu melihat manfaatnya bagi penerima. Artinya dana kita ini membuat orang tersebut maju atau malah mengalami kemerosotan.

6. Abhinham deti, berdana secara tetap. Berdana tidak hanya cukup dilakukan setahun sekali saja meskipun jumlahnya sangat besar. Berdana secara rutin atau tetap akan membuat keserakahan kita setiap saat berkurang. Ibarat sebilah pisau yang diasah setiap saat, maka pisau itu akan terbebas dari karat.

7. Dadam cittam pasadeti, berdana dengan pikiran yang tenang. Hendaknya berdana dilakukan dengan tulus dan tanpa pamrih, karena pamrih ini akan membuat pikiran kita gelisah.

8. Datva attamano hoti, menjaga batin agar tetap gembira setelah berdana. Keadaan batin yang senang sebelum berdana, pada saat menyerahkan dana, dan setelah berdana akan mempengaruhi manfaat dari berdana tersebut. Meskipun tidak bisa mempertahankan dalam tiga kesempatan tersebut, jagalah agar batin tetap gembira setelah berdana. Jangan menyesal setelah berdana.

(Anguttara Nikaya IV. 243)

Memberi merupakan perbuatan mulia yang manfaatnya dapat dirasakan oleh kedua belah pihak, apabila dilandasi dengan pengertian benar. Manfaat dari memberi ini akan dirasakan dalam kehidupan sekarang ini juga, yaitu orang yang gemar memberi dia akan memiliki sahabat yang banyak, berkurangnya keserakahan dan keterikatan, serta masih banyak manfaat yang lainnya. Oleh karena itu, pada saat momen Kathina, marilah kita menumbuhkan sikap peduli pada orang lain bahkan makhluk lain yang membutuhkan bantuan kita dengan berlandaskan pengertian benar.

 

PEMESANAN PAKET

Umat disarankan memesan terlebih dahulu paket, karena jumlah paket terbatas.

Pemesanan paket Sanghadana dapat dilakukan melalui 2 cara :

1. Pemesanan langsung di Vihara/melalui pengedar blok kupon
Penjelasan :

  1. Umat memesan langsung di Vihara Mahasampatti/melalui para pengedar blok kupon
  2. Pastikan menyimpan dengan baik lembaran kupon sebagai bukti pemesanan
  3. Lembaran kupon agar dibawa saat acara dan akan ditukarkan dengan paket yang telah dipesan.

2. Pemesanan Online
Penjelasan :

  1. Pemesan dapat menghubungi salahsatu media komunikasi yang tersedia :
    Line Official : @mahasampatti
    WhatsApp : 0852 6176 1777
    Email : dsvmahasampatti@gmail.com
  2. Pembayaran dapat dilakukan melalui rekening BCA 0222.538.538, an Yayasan Vihara Mahasampatti.
  3. Panitia tidak menggunakan rekening pribadi ataupun rekening lain, selain yang tertera di atas.
  4. Untuk setiap pembayaran yang telah terkonfirmasi maka pemesan akan mendapatkan “Nomor kupon”.
  5. “Nomor kupon” agar dicatat/diingat dengan baik sebagai bukti pemesanan.
  6. Pemesan akan mendapatkan lembaran fisik kupon pada saat acara, dengan validasi “nomor kupon” dan data-data pemesan di stand panitia.
  7. Selanjutnya, lembaran kupon dapat ditukarkan sesuai dengan paket yang telah dipesan.
  8. Batas waktu pemesanan online adalah 1 minggu sebelum hari-H
Bentuk fisik lembaran kupon "Sanghadana Masa Kathina 2560 TB"

Bentuk fisik lembaran kupon “Sanghadana Masa Kathina 2560 TB”

Pilihan Paket yang tersedia :

  • Spesial 1 : jubah, tenda, asana, kebutuhan harian, alat medis, Dana Rp. 3.000.000,-
  • Spesial 2 : jubah dan patta, Dana Rp. 2.000.000,-
  • Spesial 3 : jubah, alas duduk meditasi, tas Sanghati, Dana Rp. 1.000.000,-
  • Jubah, Dana Rp. 500.000,-
  • Partisipasi 1, simbolis dana pengganti catupaccaya, Dana Rp. 100.000,-
  • Partisipasi 2, simbolis dana pengganti catupaccaya, Dana Rp. 50.000,-
  • Partisipasi 3, simbolis dana pengganti catupaccaya, Dana Rp. 20.000,-

SPONSORSHIP

Panitia menawarkan paket sponsorship berupa penempatan [logo/produk/design artwork/nama] di :

  1. Bulletin Acara, berisikan Kepanitiaan, Kata Sambutan, Data bhikkhu yang hadir dan tempat vassa-Nya, Tata-tertib penyerahan dana, Transkrip Dhammadesana/Artikel Dhamma/Karya tulis, Informasi seputar Sangha Theravada Indonesia, Ulasan kegiatan vihara, para sponsorship/pendukung acara, dll.
  2. Kalender Dinding Buddhis, Triwulan, Tahun 2017, berisikan  tanggal-tanggal Perayaan Hari Buddhis 2017, Hari Uposatha, Hari libur nasional, serta tanggal kegiatan Vihara Mahasampatti dan Keluarga Besar Theravada Indonesia (KBTI). Kalender juga diedarkan di Vihara-vihara besar Binaan Sangha Theravada Indonesia.

Untuk para donatur yang berkenan menjadi Sponsorship, dapat menghubungi Panitia melalui salahsatu media komunikasi yang tertera diatas. Unduh softcopy proposal.

Penutupan Sponsorship : Minggu 02 Oktober 2016

Susun Bk Acara

Bulletin Acara

Susun Kalender

Kalender Dinding Buddhis

Roller Banner Sanghadana LS

DOKUMENTASI KEGIATAN SANGHADANA 6 TAHUN TERAKHIR

Tahun 2015
Dhammadesana oleh Bhikkhu Sri Pannyavaro Mahathera,
Sanghapamokkha (Kepala Sangha), Sangha Theravada IndonesiaSanghadana 2015

 

Tahun 2014
Dhammadesana oleh Bhikkhu Jotidhammo Mahathera,
Sanghanayaka (Ketua Umum), Sangha Theravada Indonesia

Sanghadana 2014

Tahun 2013
Dhammadesana oleh Bhikkhu Sukhemo Mahathera,
Adhikarananayaka (Ketua Dewan Kehormatan), Sangha Theravada Indonesia

Sanghadana 2013

Tahun 2012
Dhammadesana oleh Bhikkhu Sri Pannyavaro Mahathera,
Sanghapamokkha (Kepala Sangha), Sangha Theravada Indonesia

Sanghadana 2012

Tahun 2011
Dhammadesana oleh Bhikkhu Sukhemo Mahathera,
Adhikarananayaka (Ketua Dewan Kehormatan), Sangha Theravada Indonesia

Sanghadana 2011

Tahun 2010
Dhammadesana oleh Bhikkhu Sri Pannyavaro Mahathera,
Sanghapamokkha (Kepala Sangha), Sangha Theravada Indonesia

Sanghadana 2010

 

Sabbe satta bhavantu sukhitatta.
Sadhu…sadhu…sadhu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s